Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Januari 2011

Tempat-tempat Wisata Kabupaten Jombang

Sobat, liburan berencana ke mana? kali ini saya posting tempat-tempat wisata di daerah asal saya. Ya, Tempat-tempat wisata di kawasan Kabupaten Jombang.
Air Terjun Tretes
Obyek wisata Air Terjun Tretes terletak di Dusun Tretes, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam +/- 40 Km dari pusat kota Jombang arah Tenggara.

Goa Sigolo-golo
Goa alam yang indah ini terletak di dusun Kranten, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam berjarak +/- 30 Km dari Air Terjun Tretes.

Wisata air Sumberboto
Wisata air Sumberboto di Kecamatan Mojowarno merupakan bentuk Wana Wisata binaan dari Perhutani yang banyak dikunjungi para remaja setiap bulannya. Suasana dingin dan asri penuh dengan pepohonan.

Gelanggang Wisata Air
Selain Wisata air Sumberboto, terdapat pula gelanggang wisata air, kolam pancing dan lapangan tenis yang terletak strategis +/- 2 Km arah timur pusat kota Jombang yang dikenal dengan "Tirta Wisata Keplaksari"

Kedung Cinet
Kedung Cinet terletak 10 km dari jembatan Brantas Ploso, tepatnya di desa Pojok Klitih , lokasinya di tengah hutanbelantar. Selama perjalanan pengunjung dimanjakan dengan pemandangan yang indah. Dan menyusuri sungai brantas sampai melintasi jembatan “ goyang “ yang mengasyikkan jika tertiup angina, sebelum akhirnya tiba di kedung cinet yang indah
Sumber Penganten
Sumber ini terletak sekitar 1 kilometer dari arah pusat Kecamatan Jogoroto. Lokasi Sumber Penganten sangat jauh dari keramaian, tapi tidak terpencil, mudah dijangkau kendaraan apapun. Mempunyai hamparan parker yang luas dan tentu saja aman

Goa Sriti
Goa Sriti terletak di Kecamatan Wonosalam , Kabupaten Jombang. Untuk mencapai Goa ini pengunjung harus melalui jalan setapak yang sangat panjang berliku, tetapi goa sriti rel;atif mudah karena pengunjung harus berjalan kebawah dengan jalan yang dilalui tidak begitu panjang dengan pemandangan kawaan hutan yang hijau alami dan sesekali melewati pematang sawah penduduk yang banyak ditumbuhi pohon jati maupun pisang.

Sendang Made
Sendang Made terletak di Desa Made, Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang.  Selain Sendang Made disekitarnya terdapat sendang-sendang lain yang lebih kecil, Diantaranya Sendang Payung, Sendang Padusan, Sendang Drajat, Sendang Sinden dan Sendang Omben. Ukuran Sendang Made 8 m X 11 m dan masih terlihat terawatt keberadaannya . Untuk menuju  ke Sendang Made bisa dilalui dengan berbagai kendaraan.

Bagaimana Anda tertarik? Selamat berlibur...

Tujuh Menara Terkenal di Indonesia


Sobat, Mnara bisa menjadi suatu objek bangunan untuk menghias sebuah kota dan juga bisa dijadikan sebagai simbol kota. Di dunia, kita mengenal menara pisa, menara Eiffel, dan menara tertinggi dunia seperti Al Buruj di Dubai. Tapi tahukah kamu tentang menara yang ada di Indonesia? Tidak begitu banyak menara besar di Indonesia yang saya ketahui tapi ada beberapa menara yang paling saya kenal di Indonesia. Penilaian menara bukan berdasarkan tingginya tetapi berdasarkan terkenal dan bersejarahnya menara tersebut.

Berikut 7 menara terkenal di Indonesia:





1. Tugu Monas

Monumen Nasional (Monas) adalah ikon ibukota Indonesia, Jakarta. Menara ini diresmikan pada 17 Agustus 1961 yang terletak di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Monas memiliki tinggi 132 meter. Bentuk bangunan monas sangat unik berbentuk lingga yoni simbol kesuburan dengan puncak menara terdapat cawan yang menopang berbentuk nyala obor perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 kg. Lidah api atau obor ini sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan. Bangunan ini menambah keindahan kota Jakarta dan selalu ramai dikunjungi wisatawan. Pengunjung bisa naik ke lantai atas monas dengan menggunakan lift. Dari atas kamu bisa melihat hampir seluruh pelosok Jakarta.





2. Menara TVRI


Menara TVRI terletak di Senayan, Jakarta. Gedung TVRI Pusat sebagai stasiun TV pertama di Indonesia selesai dibangun tahun 1962 sebelum Asian Games 1962. Tower pemancar TVRI berbentuk gedung menara dan ada lift yang bisa sampai ke atas. Saya kurang tahu berapa tepatnya tinggi menara TVRI, mungkin sekitar 100 m. Menara TVRI ini menjadi salah satu pemandangan menarik di antara bangunan yang ada di Jakarta. Menara TVRI ini juga menjadi sarana untuk percobaan tv digital pertama di Indonesia dengan pemancar DVB-T & DVB-H yang terpasang pada ketinggian sekitar 100 meter di menara TVRI Senayan.











3. Sky Tower Pulau Kumala

Kalimantan juga memiliki menara yang menarik, yaitu menara Sky Tower. Menara ini sangat unik karena terletak di sebuah pulau kecil di tengah sungai Mahakam, yaitu Pulau Kumala di Tenggarong, Kalimantan Timur. Menara ini memiliki tinggi 100 meter. Para pengunjung dapat melihat kota Tenggarong dari piringan di atas Sky Tower (menara berputar). Piringan tersebut dapat bergerak naik turun dan berputar 360 derajat. Untuk bisa sampai ke pulau Kumala bisa melalui 2 alternatif, yaitu naik kereta gantung atau naik perahu.










4. Monumen Mandala

Monumen Mandala terletak di Jalan Raya Jenderal Soedirman Makassar. Dibangun pada tahun 1994 sebagai tugu peringatan operasi Mandala Jaya pembebasan Irian Barat dari tangan penjajah Belanda. Di dalamnya terdapat diorama yang menceritakan proses pembebasan tersebut. Monumen Mandala memiliki tinggi 75 meter terbagi dalam empat lantai. Masing-masing lantai berisi simbol-simbol perjuangan pembebasan Irian Barat dan perjuangan rakyat Sulsel, termasuk zaman Pahlawan Nasional, Sultan Hasanuddin.





TUGU PAHLAWAN
5. Tugu Pahlawan

Tugu Pahlawan adalah ikon Kota Surabaya. Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dimana arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu yang datang bersama Belanda. Monumen yang memiliki tinggi 45 meter ini diresmikan pada 10 November 1952. Gedung ini berada di bekas reruntuhan pusatnya gerakan pemuda (PTKR = Polisi Tentara Keamanan Rakyat pimpinan Hasanudin Pasopati dan N. Suharyo Kecik). Sebelumnya tempat itu juga pernah menjadi gedung Raad van Justitie (gedung pengadilan) pada zaman Nederlands Indië, dan pada zaman Nippon menjadi markas Kenpeitai. Tugu Pahlawan ini mempunyai 10 lengkungan pada badannya yang melambangkan tanggal 10. Sedang 11 bagian di atasnya mengandung pengertian bulan ke 11 (November).



6. Menara Jam Gadang



Jam "gadang", atau "jam yang besar" merupakan landmark kota Bukittinggi ,Sumatra Barat. Kerajaan Belanda membangun Jam Gadang pada 1926. Denah dasar (bangunan tapak berikut tangga yang menghadap ke arah Pasar Atas) dari Jam Gadang ini adalah 13x4 meter, sedangkan tingginya 26 meter.
Menara jam ini telah mengalami beberapa kali perubahan bentuk pada bagian puncaknya. Pada awalnya puncak menara jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan. Saat masuk menjajah Indonesia, pemerintahan pendudukan Jepang mengubah puncak itu menjadi berbentuk klenteng. Pada masa kemerdekaan, bentuknya berubah lagi menjadi ornamen rumah adat Minangkabau. Di lantai atas menara terdapat Mesin jam manual yang dibuat khusus oleh Recklinghausen. Konon Pria Jerman tersebut hanya membuat dua mesin sebesar itu. Kembarannya kini terpasang di Menara Big Ben, London, Inggris. Keunikan lainnya, Kontur tanah di sekitar jam gadang berjenjang dan juga tidak landai, sehingga sepintas bangunan Jam Gadang tampak miring seperti Menara Pisa.

7. Tugu Khatulistiwa 



Ada tugu di dalam tugu. Itulah tugu Khatulistiwa. Tugu Khatulistiwa merupakan ikon Kota Pontianak yang memiliki tinggi 15,25 meter dari permukaan tanah. Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Propinsi Kalimantan Barat. Tugu Khatulistiwa yang terlihat sekarang dibuat Tahun tahun 1990, dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli di dalamnya yang telah dibuat pada tahun 1928. Jadi bangunan tugu yang dibuat tahun 1990 adalah bangunan duplikat yang besarnya 5 x dari tugu asli dan berfungsi untuk melindungi tugu asli. Tugu Khatulistiwa ini terletak di garis khatulistiwa yang membelah Bumi menjadi dua bagian, Utara dan Selatan. Pada saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni ketika Matahari tepat berada di garis khatulistiwa bayangan tugu dan bayangan orang serta benda-benda di sekitar tugu akan menghilang beberapa detik saat diterpa sinar Matahari. Peristiwa titik kulminasi Matahari itu terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September.

Di samping menara-menara tersebut tentu masih ada beberapa tugu atau menara di Indonesia. Diharapkan daerah-daerah di Indonesia juga membangun menara-menara tertinggi sebagai ikon daerahnya dan sebagai salah satu tujuan wisata yang tentunya bisa meningkatkan pendapat daerah. Kita juga akan menunggu yang kabarnya sedang akan dibangun di jakarta menara tertinggi di dunia

Sumber: kaskus.us